BGN tegas membantah rumor MBG TV dan menjelaskan bahwa mereka tidak memiliki program seperti yang ramai diperbincangkan publik.
Rumor soal MBG TV sempat ramai beredar, tapi BGN langsung angkat bicara. Simak di Berita dan Perspektif Isu Sosial penjelasan resmi mereka mengenai program yang dikaitkan dengan nama BGN.
Klarifikasi BGN Soal MBG TV
Kamis (26/2/2026), Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki program MBG TV, yang belakangan ramai dibicarakan di media sosial. Informasi ini muncul setelah beberapa unggahan viral menyebutkan MBG TV sebagai kanal resmi BGN untuk sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menyatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui keberadaan MBG TV sama sekali. Ia menekankan, informasi mengenai program ini tidak pernah dibahas atau diinisiasi oleh BGN.
Nanik menambahkan, setelah menelusuri kabar ini, ia pun mengonfirmasi langsung kepada Kepala BGN, Dadan Hindayana. Kedua pejabat sepakat bahwa BGN tidak terlibat dalam program MBG TV dan seluruh kontennya bukan tanggung jawab BGN.
Viral Di Media Sosial
Kabar mengenai MBG TV mulai viral setelah sebuah unggahan di Instagram menyebutkan jaringan siaran MBG TV menjangkau 13 provinsi dan 98 kabupaten/kota. Informasi ini juga menyatakan adanya kerja sama dengan 15 stasiun televisi terestrial.
Selain itu, unggahan tersebut menyebutkan kanal MBG TV dapat diakses melalui layanan live streaming di JupnasGizi.com. Narasi ini menimbulkan persepsi bahwa program tersebut merupakan inisiatif resmi dari BGN, padahal faktanya berbeda.
Kecepatan penyebaran informasi melalui media sosial membuat banyak pihak salah kaprah. Sebagian publik bahkan mengaitkan program MBG TV dengan kebijakan pemerintah terkait Program Makan Bergizi Gratis.
Baca Juga: Aceh Barat Raih Kwarcab Tergiat II, Pemkab Tingkatkan Dukungan Untuk Pramuka
BGN Tegaskan Tidak Ada Kaitan
Nanik Sudaryati menegaskan bahwa seluruh program yang berjalan di MBG TV tidak memiliki hubungan apapun dengan BGN. Ia juga memastikan bahwa BGN tidak akan bertanggung jawab terhadap konten yang ditayangkan di MBG TV.
Penegasan ini penting mengingat beberapa unggahan menarasikan MBG TV sebagai media sosialisasi resmi program pemerintah. BGN ingin publik memahami bahwa klaim tersebut keliru dan menimbulkan kesalahpahaman.
Selain itu, BGN juga mengingatkan bahwa program resmi Badan selalu diumumkan melalui saluran komunikasi formal, bukan melalui pihak ketiga yang tidak terafiliasi. Hal ini menjadi langkah preventif untuk menghindari misinformasi.
Tanggung Jawab Media Dan Forum Jupnas Gizi
Unggahan viral sebelumnya menyebutkan bahwa MBG TV diinisiatif oleh Forum Jupnas Gizi Indonesia sebagai media sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis. Forum ini memang memiliki peran dalam kampanye gizi, tetapi MBG TV tetap bukan bagian resmi dari BGN.
Forum Jupnas Gizi dan pihak MBG TV sepenuhnya bertanggung jawab terhadap konten yang mereka produksi. BGN menekankan pentingnya publik membedakan antara informasi resmi pemerintah dan program yang bersifat inisiatif pihak ketiga.
Klarifikasi ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu mengecek sumber informasi. Informasi yang salah bisa memunculkan persepsi keliru mengenai program pemerintah yang sebenarnya berjalan secara resmi.
Dampak Dan Kesimpulan
Kejadian ini menunjukkan betapa cepatnya misinformasi menyebar melalui media sosial. Dalam kasus MBG TV, publik sempat mengira program ini adalah bagian dari BGN, padahal pihak resmi sama sekali tidak mengetahui atau menandatangani kerja sama terkait.
BGN menegaskan kembali bahwa Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan melalui mekanisme resmi Badan. Semua kanal komunikasi dan sosialisasi program dilakukan melalui saluran resmi BGN, bukan MBG TV.
Kesimpulannya, masyarakat perlu berhati-hati dalam menerima informasi terkait program pemerintah. Klarifikasi dari pihak resmi seperti BGN sangat penting untuk menghindari kebingungan dan memastikan program dijalankan sesuai aturan yang berlaku.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari suara.com
- Gambar Kedua dari nasional.kompas.com